Konflik dan rekonsiliasi antarjemaat: Sebuah analisis teologis

Johny Christian Ruhulessin

Abstract


Conflict and reconciliation are a reality in the life of congregations. Generally, conflict emerges in the life of the congregation because of non-theological reasons. Principally, congregations involved in a conflict have the responsibility to overcome the conflict. So do the Elpaputih and Samasuru, two congregations in the Protestant Church in the Moluccas involved in a conflict. This research aims to discover the potential reconciliation between these congregations. Through interviews and focus group discussions, the researcher discover that forgiveness is an essential bridge to reconciliation. At the end of the research, the author emphazise that reconciliation is a must because it is a church calling. For this case, the land as the source of the conflict must be a place for reconciliation when perceived as belonging to God and God’s gift.

 

Abstrak

Konflik dan rekonsiliasi adalah kenyataan yang sangat sering dijumpai dalam kehidupan berjemaat. Umumnya, konflik yang terjadi dalam kehidupan jemaat didorong oleh faktor-faktor non-gerejawi. Pada hakikatnya, jemaat-jemaat yang berkonflik itu memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya. Demikian juga dengan jemaat Samasuru dan jemaat Elpaputih; dua jemaat di Gereja Protestan Maluku yang berkonflik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan potensi-potensi di dalam jemaat-jemaat ini untuk membangun rekosiliasi di antara mereka. Dengan melakukan wawancara dan focus group discussion, penulis menemukan bahwa pengampunan merupakan jembatan menuju rekonsiliasi. Rekonsiliasi perlu dilakukan karena itu merupakan panggilan jemaat, di mana tanah sebagai sumber konflik dapat menjadi tempat rekonsiliasi, ketika tanah itu dilihat sebagai milik dan pemberian Tuhan..


Keywords


conflict; congregations; reconciliation; the protestant church of Maluku; theology of social; Gereja Protestan Maluku; jemaat; konflik; rekonsiliasi; teologi sosial

Full Text:

PDF

References


Bartels Dieters, Di bawah naungan Nunusaku, Muslim – Kristen hidup berdampingan di Maluku Tengah. Jakarta: KPG 2017.

Bevans, Stephen B., and Roger P. Schroeder. Constants in Context: A Theology of Mission for Today. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2004.

Demartoto Argyo. Strukturalisme Konflik: Pemahaman akan konflik pada masyarakat Industri menurut Lewis Coser dan Ralf Dahrendorf. Dalam Jurnal Sosiologi: Dilema. Vol.4. No.1 (2010). Universitas Sebelas Maret.

Halverstadt Hugh F. Mengelola Konflik Gereja. Jakarta, BPK Gunung Mulia, 2017.

Hunter Rodney J., ed. Dictionary Pastoral Care and Counseling Atlanta Georgia. Candler School of Theology Emory University, 1998.

Karman Yongky. Bunga Rampai Teologi Perjanjian Lama. Jakarta : BPK Gunung Mulia, 2007.

Malik Debora K. Kesatuan dalam keragaman: Pendekatan Penggembalaan Paulus di Gereja Korintus dan Relevansi untuk Gereja Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Milbank, John. Theology and Social Theory: BEyound Secular Reason. Malden, MA: Blackwell Publishing, 2006.

Pakpahan Binsar. Allah Mengingat: Teologi Ingatan sebagai Dasar Dalam Konflik Komunal. Jakarta: BPK gunung Mulia, 2017.

Parihala, Yohanes. "Menggali makna keluarga Allah dalam dunia Alkitab dan surat Efesus: analisis historis-biblis." KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 7, no. 1 (2021): 149-163.

Rahmadani Deshi T. A., Menciptakan Langit Dan Bumi Baru Sebagai Tubuh Baru Allah, dalam buku, Iman yang Merangkul Bumi, Peter C. Aman, editor. Jakarta: Obor, 2014.

Rantung Djoys Anneke. Resolusi Konflik Dalam Organisasi. Jakarta: BPK gunung Mulia, 2017.

Saragih Mercy Anna. “Konflik diri dan konseling pastoral menuju rekonsiliasi yang mengutuhkan”, dalam Teologi, Komunikasi dan Rekonsiliasi, Rudy Tindage dan Rainy Hutabarat, eds. Jakarta, YAKOMA PGI, 2009.

Singgih Emanuel Gerrith. Korban dan Pendamaian. Jakarta, Penerbit: BPK Gunung Mulia, 2018.

Sosipater Karel. Etika Perjanjian Lama. Jakarta, Suara Harapan Bangsa, 2016.

Tridarmanto Yusak. “Perdamaian dan Rekonsiliasi”, dalam Perempuan Konflik dan Rekonsiliasi, Perspektif Teologi dan Praksis. Basilica Dyah Putranti & Asnath Niwa Natar, eds. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Sugiyono. Metode Penelitian Dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta, 2016. https://doi.org/10.1016/j.drudis.2010.11.005.

Verkuyl J. Etika Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Watloly Aholiab. Cermin eksistensi Masyarakat kepulauan dalam pembangunan Bangsa. Jakarta: PT Intimedia Cipta Nusantara 2013.

Wright Christopher. Hidup Sebagai Umat Allah: Etika Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia,1995.

Yewangoe A.A. “Gereja di Era Reformasi”, dalam Gereja dan Reformasi: Pembaruan Gereja Menuju Indonesia Baru. Victor Silaen, ed. Jakarta: Yakoma PGI, 1999.




DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.362

Article Metrics

Abstract view : 430 times
PDF - 291 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Author

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Lisensi Creative Commons
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) oleh KURIOS disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

KURIOS diindeks oleh:

 

View KURIOS Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © KURIOS, 2018-2021. All Rights Reserved.