Model pembelajaran multiple intelligences pendidikan agama Kristen bagi anak dalam menghadapi era society 5.0

Sugijanti Supit

Abstract


This paper discusses the multiple intelligences learning model's contribution to children's Christian religious education.  The concept of the era of Society 5.0 motivates Christian religious education to improve itself to face the challenges and opportunities that exist through the multiple intelligences learning model. This objective is achieved using a qualitative description method with a literature review approach. The contribution of multiple intelligences learning presents critical, creative, and innovative work as the capital of Christian religious education equipped with digital technology skills without leaving the essence of Christian religious education. The challenges of the era of Society 5.0 will allow children's Christian religious education to proclaim values as a Christian characteristic that produces challenging and God-fearing learners.

 

Abstrak

Tulisan ini membahas tentang kontribusi model pembelajaran multiple intelligences dalam pendidikan agama Kristen anak.  Konsep era society 5.0 memotivasi pendidikan agama Kristen untuk membenahi diri dalam rangka menghadapi tantangan dan peluang yang ada melalui model pembelajaran multiple intelligences. Tujuan ini dicapai dengan menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan pendekatan kajian pustaka. Kontribusi pembelajaran multiple intelligences menghadirkan karya kritis, kreatif dan inovatif sebagai modal pendidikan agama Kristen yang dilengkapi dengan keterampilan digital teknologi tanpa harus meninggalkan esensi pendidikan agama Kristen. Tantangan era society 5.0 akan menjadi peluang bagi pendidikan agama Kristen anak mewartakan nilai-nilai sebagai ciri khas Kristen yang menghasilkan nara didik yang tangguh dan takut akan Tuhan.


Keywords


children's Christian religious education; multiple intelligences; society 5.0; kecerdasan majemuk; pendidikan agama Kristen bagi anak

Full Text:

PDF

References


Anshori, Muhammad Fikry. “Globalisasi Society 5.0 Jepang: Studi Kasus Hasil Pencarian Google Di Luar Jepang Tahun 2019.” Andalas Journal of International Studies (AJIS) 9, no. 1 (2020): 61–82.

Antika, R. R. Proses Pembelajaran Berbasis Student Centered Learning. BioKultur, n.d.

Berkhof, Louis. Teologi Sistematika 3 : Doktrin Kristus. Surabaya: Momentum, 2013.

Boiliu, Fredik Melkias. “Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 1, no. 1 (2020): 25–38. https://doi.org/10.53547/realdidache.v1i1.73.

Gardner., Howard. Changing Minds. New York: Hardvard Business School Press, 2006.

———. Multiple Intelligence, Intelligence Reformed, for the 21. New York USA: Basic Books, 1999.

Grudem, Wayne A. Systematic Theology: An Introduction to Biblical Doctrine. Zondervan Academic, 2020.

Hendarsyah, Decky. “E-Commerce Di Era Industri 4.0 Dan Society 5.0.” IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita 8, no. 2 (2019): 171–84.

Maliangkay, G S, and L Agan. “Integrasi Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) Dalam Pendidikan Agama Kristen Pada Jenjang Sekolah Dasar.” Jurnal Ilmiah Penabiblos 13, no. 2 (2022): 80–95. http://journal.ukrim.ac.id/index.php/JPS/article/download/323/256.

Manalu, Putri, and Pardomuan Munthe. “Tinjauan Pendidikan Kristen Terhadap Strategi Pembelajaran Multiple Intelligences Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Swasta Nila Harapan Medan.” JURNAL SABDA AKADEMIKA 2, no. 1 (2022): 1–14.

Moore, Mary Elizabeth. Education for Continuity and Change: A New Model for Christian Religious Education. Nashville: Abingdon Press, 1983.

Moulton, Harold K. “Leksikon Analitis Bahasa Yunani Yang Direvisi.” Jogjakarta: Randa Family Press, 2018.

Pazmino, Robert W. Fondasi Pendidikan Kristen. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2012.

Prawono, Yanwar. “Desain Model Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak.” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2020): 130–44.

Putri, Resa Julianti, Taopik Rahman, and Qonita Qonita. “Penerapan Model Pembelajaran Multiple Intelligences Untuk Menyiapkan Siswa Di Era Super Smart Society 5.0.” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 3 (2021): 871–79.

R., Gary, and Kang S. Steven. Teaching the Faith, Forming the Faithful: A Biblical Vision for Education in the Church. Downers Grove, IL: InterVarsity Press Academic, 2009.

Rizal, Muhammad Nur. “‘Menghadapi Era Disrupsi’ Pendiri Gerakan Sekolah Menyenangkan, Ketua Grup Riset Digital Literasi DTETI UGM.” Republika.co.id, 2020. https://www.republika.co.id/ berita/jurnalisme-warga/.

Rofiah, Nurul Hidayati. “Menerapkan Multiple Intelligences Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar.” Jurnal Dinamika Pendidikan Dasar 8, no. 1 (2016): 69–79. http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/Dinamika/article/view/937/875.

Salgues., Bruno. Society 5.0 Industry of the Future, Technologies, Methods and Tools. Great Britain and the United States: ISTE Ltd and John Wiley & Sons, Inc., 2018.

Suparno, Paul. Konsep Inteligensi Ganda Dan Aplikasinya Di Sekolah: Cara Menerapkan Konsep Multiple Intelligences Howard Gardner. Yogyakarta: Kanisius, 2007.

TYE, Karen B. Basic Of Christian Education. Missouri: Chalice Press, 2000.

Umrati, and Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif Teori Konsep Dalam Penelitian Pendidikan. Sulawesi Selatan: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2020.

Us.ukessays.Team. “Benefits of Multiple Intelligences.” Us.ukessays.Com, 2017. https://us.ukessays.com/essays/education/benefits-of-multiple-intelligence-in-english-language-teaching-education-essay.php.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28–38. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167.




DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v9i1.624

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Author

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.