Manusia sebagai subjek dalam merdeka belajar: Interpretasi atas revolusi kopernikan Immanuel Kant

Noh Ibrahim Boiliu, Robby Igusti Chandra, Djoys Anneke Rantung

Abstract


Independent learning (Merdeka Belajar) provides challenges and opportunities for teachers to develop creativity, capacity, personality, and student needs because they become the main factor in the design of learning activities. To better understand the students as a major in independent learning, Kant's Cognitive Revolution concept of the subject. Initially, philosophers based the assumption of understanding on the reality that the subject directs himself to the object. This assumption continues until Kant proposes an argument that contradicts this assumption, namely that the object directs itself to the subject. Kant's arguments are known through the critique of pure reason, the critique of practical reason, and the critique of judgment. Kant's Copernican revolution had philosophical implications for many methodological and practical disciplines. This article aims to provide an explanation based on Kant's cooperative revolution on educational practices in Indonesia, namely Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), then whether Kant's suitcase revolution focuses on the subject (students) as a center of education and whether Kant's cooperative revolution provides a constructivist philosophical framework for the philosophy of education and in the Indonesian context, as a philosophical basis for MBKM (application in Christian education). Kant's Copernican revolution provides a philosophical framework for education (philosophy of education) that in practice the subject (student) is an autonomous subject who is free to study what is important to him, both at the elementary, secondary, and tertiary levels.

Abstrak

Merdeka belajar memberikan tantangan dan kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kreativitas, kapasitas, kepribadian dan kebutuhan siswa, karena mereka menjadi faktor utama dalam desaian kegiatan pembelajaran. Untuk memahami dengan lebih baik siswa sebagai subjek utama dalam Merdeka belajar maka konsep revolusi kopernikan Kant ditafsirkan. Semula, terdapat asumsi pemahaman atas realitas bahwa subjek mengarahkan diri pada objek. Asumsi ini terus bergulir hingga Kant mengajukan argumentasi yang bertolak belakang dengan asumsi tersebut, yakni objek mengarahkan diri pada subjek. Implikasi revolusi ini mengena berbagai disiplin ilmu baik secara metodologis maupun praktis. Artikel ini bertujuan untuk menesuluri pemahaman berdasarkan revolusi kopernikan Kant dalam kaitannya atas praktik pendidikan di Indonesia, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Fokus penelusuran adalah apakah revolusi kopernikan Kant berfokus pada subjek (siswa) sebagai pusat pendidikan dan apakah hal ini memberikan kerangka filosofis konstruktivistis bagi filsafat pendidikan dan dalam konteks Indonesia, sebagai dasar filosofis bagi MBKM (aplikasi dalam Pendidikan Agama Kristen)? Hasil penelitian menunjukkan revolusi kopernikan Kant memberikan kerangka kerja filosofis bagi pendidikan (filsafat pendidikan) di Indonesia bahwa dalam praktiknya subjek (siswa) adalah subjek otonom yang bebas untuk mempelajari apa yang penting baginya, baik di tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi, sehingga salah satu metode yang efektif digunakan adalah experiential learning.


Keywords


experiential learning; human as subject; Immanuel Kant; Independent Study; Kant's Copernican revolution; manusia sebagai subjek; merdeka belajar; revolusi kopernikan

Full Text:

PDF

References


Amin, Miska M. ??STitik Tolak Epistemologis Filsafat Alam Semesta Immanuel Kant.? Jurnal Filsafat 17, no. 3 (2017): 238??49. https://doi.org/10.22146/jf.23085.

Asdi, Endang Daruni. ??SImperatif Kategoris Dalam Filsafat Moral Immanuel Kant.? Jurnal Filsafat 1, no. 1 (2007): 11.

Bakker, Anton. Antropologi Metafisik. Yogyakarta: Kanisius, 2007.

Bayrak, Yunus. ??SKant??"s View on Education.? Procedia - Social and Behavioral Sciences 174 (2015): 2713??15. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.956.

Boehlke, Robert R. Sejarah Perkembangan Pikiran Dan Praktek Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.

Boiliu, Noh Ibrahim. Filsafat Pendidikan Kristen. Jakarta: UKI Press, 2020.

Boiliu, Noh Ibrahim, dan Harun Y. Natonis. Pengantar Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.

Boiliu, Noh Ibrahim, Fransiskus Irwan Widjaja, Fibry Jati Nugroho, Harls Evan Siahaan, and Otieli O Harefa. ??SPendididkan Humanis Sebagai Pendekatan Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0.? In Sosial, Pendidikan Dan Agama Sebagai Pondasi Dalam Mewujudkan ??SMaju Bersama Kita Berjaya,? 741??58. Riau: Marpoyan Tujuh, 2020.

Capaldi, Nicholas. ??SThe Copernican Revolution in Hume and Kant.? In Synthese Historical Library (Texts and Studies in the History of Logic and Philosophy), edited by White Beck L. Dordrecht-Holland: D. Reidel Publishing Company, 1972.

Colleran, Noel. ??SImmanuel Kant ??" s Reference to the ??? Copernican Revolution ,??"? no. October (2019).

Groome, Thomas H. Pendidikan Agama Kristen: Berbagi Cerita Dan Visi Kita. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Hanson, Norwood Russell. What I Do Not Believe, and Other Essays. Edited by Matthew D. Lund. 2nd ed. Glassboro: Springer, 2020.

Hardiman, Fransisco Budi. Pemikiran-Pemikiran Yang Membentuk Dunia Modern: Dari Machiavelli Sampai Nietzsche. Jakarta: Erlangga, 2013.

Kant, Immanuel. Kritik Atas Akal Budi Murni. Terj. Supriyanto Abdullah. Yogyakarta: Indoliterasi, 2017.

Leahy, Louis. Siapakah Manusia?: Sintesisi Filosofis Tentang Manusia. Yogyakarta: Kanisius, 2016.

Madung, Otto Gusti. ??SMartabat Manusia Sebagai Basis Etis Masyarakat Multikultural.? Diskursus - Jurnal Filsafat Dan Teologi Stf Driyarkara 11, no. 2 (2012): 160??73. https://doi.org/10.36383/diskursus.v11i2.135.

Muthmainnah, Lailiy. ??STinjauan Kritis Terhadap Epistemologi Immanuel Kant (1724-1804).? Jurnal Filsafat 28, no. 1 (2018): 74. https://doi.org/10.22146/jf.31549.

Ozmon, Howard A., dan Samuel M. Craver. Philosophical Foundations of Education. Edited by Debbie Stollenwerk. 5th ed. Englewood Cliffs: Virginia Commenwealth University, 1995.

Pesurnay, Althien John. ??SKontrak Sosial Menurut Immanuel Kant: Kontekstualisasinya Dengan Penegakan HAM Di Indonesia.? Jurnal Filsafat 31, no. 2 (2021): 192. https://doi.org/10.22146/jf.56142.

Peterson, Michael L. Philosophy of Education: Issues and Options. Edited by C. Stephen Evans. Illionois: InterVarsity Press, 2000.

Roth, Klas. ??SUnifying Ourselves as Efiicacious, Autonomous and Creative Beings-Kant on Moral Education as as Process Wthout Fixed Ends.? In International Handbook of Philosophy of Education, edited by Smeyers Paul, 1st ed. Switzerland: Springer, 2018.

Roth, Klas, dan Paul Formosa. ??SKant on Education and Evil??Perfecting Human Beings with an Innate Propensity to Radical Evil.? Educational Philosophy and Theory 51, no. 13 (2019): 1304??7. https://doi.org/10.1080/00131857.2019.1520357.

Russell, Bertrand. The Problem of Philosophy. Oxford: Oxford University Press, 1998.

Seta, Martinus Ariya. ??SStatus Tuhan Dalam Filsafat Teoretis Immanuel Kant.? Diskursus - Jurnal Filsafat Dan Teologi Stf Driyarkara 15, no. 1 (2016): 69. https://doi.org/10.26551/diskursus.v15i1.19.

Snidjers, Adelbert. Antropologi Metafisik. Yogyakarta: Kanisius, 2017.

Sorina, Galina, dan Irina Griftsova. ??SKant??"s Philosophy of Education: A Dialogue through Centuries.? Espacios 38, no. 40 (2017).

Tjahjadi, Simon Petrus L. Sejarah Filsafat Barat Modern. Jakarta: STF Driyarkara, 2020.

Vamvacas, Constantine J. The Founders Of Western Thought ?? The Presocratics: A Diachronic Parallelism Between Presocratic Thought and Philosophy and the Natural Sciences. 257th ed. Greece: Crete University Press dan Springer, 2001.

Wibowo, A. Setyo. Pengantar Sejarah Filsafat Yunani: Platon. Jakarta: Salihara, 2016.




DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v8i2.600

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Author

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Lisensi Creative Commons
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) oleh KURIOS disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

KURIOS diindeks oleh:

View KURIOS Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright KURIOS, 2018-2021. All Rights Reserved.