Allah yang Kreatif dan Dinamis dalam Ayub 42:7-17: Sebuah Perlawanan terhadap Teologi Retribusi

Firman Panjaitan, Hendro Hariyanto Siburian

Abstract


Theology often places the discourse on suffering in the concept of retribution, in the sense that suffering can occur because humans oppose God. Therefore, the way of deliverance or solution to suffering is through repentance, steadfastness, and persistence in suffering. This theological model of retribution is very contradictory to the message conveyed in the book of Job. By using the method of narrative interpretation, which tries to divide Job's story into several episodes and draws a "bridge" as a link between these various episodes, this paper intends to describe how God restored Job from all the suffering he had experienced. The conclusion of this research states that the God who is represented in the story of Job is a creative and dynamic God, and this would like to oppose the image of God in the view of retribution - orthodox, who will act based on human actions. The creative and dynamic image of God wants to open the eyes of everyone to believe that God is always involved in human life, not based on what humans do but based on God's free and independent will.

Abstrak
Teologi seringkali menempatkan diskursus tentang penderitaan dalam konsep retribusi, dalam pengertian penderitaan bisa terjadi karena manusia melawan Allah. Karena itu jalan kelepasan atau penyelesaian terhadap penderi-taan adalah melalui pertobatan, ketabahan dan kesebaran dalam penderitaan. Model teologi retribusi ini sangat berlawanan dengan berita yang disampaikan dalam kitab Ayub. Dengan menggunakan metode tafsir narasi, yang mencoba membagi kisah Ayub dalam beberap episode dan menarik ‘benang merah’ sebagai penghubung dari berbagai episode tersebut, tulisan ini hendak meng-gambarkan bagaimana Allah memulihkan Ayub dari segala penderitaan yang telah dialami. Akhir dari penelitian ini menyatakan bahwa Allah yang diha-dirkan dalam kisah Ayub adalah Allah yang kreatif dan dinamis, dan hal ini hendak menentang gambaran tentang Allah dalam pandangan retribusi-ortho-dox, yang akan bertindak berdasarkan tindakan-tindakan manusia. Gambaran Allah yang kreatif dan dinamis hendak membuka mata setiap orang percaya bahwa Allah senantiasa terlibat dalam kehidupan manusia, bukan didasarkan apa yang dilakukan oleh manusia melainkan berdasarkan kehendak Allah yang bebas dan tidak terikat.

Keywords


book of Job; creative God; dynamic God; Job; suffering; recovery; theology of retribution; Allah yang kreatif; Allah yang dinamis; Ayub; pemulihan; penderitaan; teologi retribusi

Full Text:

PDF

References


Bergant, Dianne. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Yogyakarta: Kanisius, 2002.

C. Hassel Bullock. Kitab-Kitab Puisi Dalam Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2014.

Curtis, Edward M. “Old Testament Wisdom: A Model for Faith-Learning Integration.” Christian Scholars Review 15, no. 3 (1986): 213–227.

Davidson, Benjamin. The Analytical Hebrew and Chaldee Lexicon. Michigan: Regency Reference Library, 1982.

Djogo, Emanuel. “Tinjauan Permasalahan Teodise Kitab Ayub Dan Relevansinya Terhadap Penderita HIV/AIDS.” Melintas 33, no. 3 (2018): 342–369.

Kurniadi, Bartholomeus Wahyu. “Inspirasi Kisah Ayub Bagi Seorang Katolik Dalam Menghadapi Penderitaan.” Melintas 31, no. 1 (2015): 47.

Kushner, Harold S. The Book of Job: When Bad Things Happened to a Good Person. United States: Shocken Books, 2012.

———. When Bad Things Happen to Good People. New York: Avon Books, 1981.

Maynard, Anthony James. Deconstructing Theodicy: A Fresher Reading of the Book of Job. Lynchburg, Virginia: The Faculty of the School Divinity, Liberty University, 2016.

Osborne, Grant R. Spiral Hermeneutika: Pengantar Komprehensif Bagi Penafsiran Alkitab. Surabaya: Momentum, 2012.

Panjaitan, Firman. “Analisis Pertanyaan Retorika Dalam Ayub 39:16-33.” In Prosiding Seminar Teologi Kitab Ayub, 93–98. Makassar: STT Jaffray, 2019.

———. “Memaknai Penyelamatan Zipora Atas Rencana Tuhan Membunuh Musa.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 (2019): 264–277.

Panjaitan, Firman, and Marthin S. Lumingkewas. “Keadilan Dalam Hukum Lex Talionis: Tafsir Terhadap Keluaran 21:22-25.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 2 (2019): 73–84.

Panjaitan, Firman, and Hendro H. Siburian. “Misi Kristologi Dalam Konteks Kebudayaan.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 1, no. 1 (2019): 42–59.

Singgih, Emanuel Gerrit. “Kitab Ayub Sebagai Kritik Terhadap Konseling.” In Dua Konteks. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

———. “Mendekonstruksi Ciptaan: Sebuah Tafsir Ayub Pasal 3:1-26.” Gema Teologika 3, no. 2 (2018): 147.

Sitompul, A.A., and U. Beyer. Metode Penafsiran Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.

Tolanda, Irvin, and Peniel C.D. Maiaweng. “Kedaulatan Allah Atas Iblis Berdasarkan Kitab Ayub Pasal 1 Dan 2 Serta Relevansinya Dalam Kehidupan Orang Percaya.” Jurnal Jaffray 9, no. 2 (2011): 53.

Wahono, S. Wismoady. Di Sini Kutemukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1986.

Waters, Larry J. “Reflections on Suffering from the Book of Job.” Evangelical Quarterly 154, no. December (1997): 73–79.

Wicaksono, Arif. “Ketika Allah ‘Diam’: Analisis Retorika Ayub 39:4-15.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 2, no. 2 (2018).

Widjaja, Fransiskus Irwan, Daniel Ginting, and Sabar Manahan Hutagalung. “Teologi Misi Sebagai Teologi Amanat Agung.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 1 (2019): 17–24.

Wood, DRW. New Bible Dictionary. Third edit. Leicester, England: Inter-varsity Press, 1996.




DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.131

Article Metrics

Abstract view : 66 times
PDF - 18 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

KURIOS telah terdaftar pada situs:

View My Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © KURIOS, 2018-2020. All Rights Reserved.