Webmail |  Berita |  Agenda |  Pengumuman |  Artikel |  Video

"Pengikut Kristus"

30 Januari 2017
07:25:17 WIB
"Pengikut Kristus"
 
Hosea 8:7 "Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya."

Di awal abad ke 20, G.K. Chesterton menulis, hampir seperti profetik, "Ketika Anda berbicara tentang Allah sebagai suatu metafora atau sesuatu yang mistik, maka tak ada seorang pun yang akan memprotesnya. Tetapi ketika Anda berbicara tentang Allah sebagai sebuah fakta, sebagai sesuatu yang nyata, sebagai alasan untuk mengubah perilaku seseorang, maka dunia modern akan menghentikan Anda entah bagaimana caranya." 

Ketika orang-orang marah kepada Allah, maka mereka seringkali marah kepada umat-Nya. Hal ini karena mereka sedang dihukum oleh Roh Kudus sebagai akibat dari dosa mereka. Yesus berkata, "Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat" (Matius 5:11).

Jika kita adalah pengikut Kristus yang sejati, kita harus berdiri untuk apa yang benar dan tidak terintimidasi oleh apa yang orang lain katakan. Orang-orang kudus yang mengabdikan hidupnya untuk Allah, yang telah Ia pakai sepanjang sejarah untuk mengubah jalan manusia, berdiri untuk apa yang benar. William Wilberforce adalah salah satu dari orang-orang itu. Dia merupakan anggota parlemen yang bisa saja memiliki karir yang amat gemilang dalam dunia politik jika ia mau meneruskan karirnya. Tapi sebaliknya, setelah bertobat, ia memilih untuk mendedikasikan hidupnya untuk memberantas perbudakan di Inggris dan berhasil mewujudkannya. Hasilnya, perbudakan di Inggris pun dihapuskan di tahun 1807.

Pemerintah tak mampu memecahkan masalah-masalah yang kita hadapi di negara kita, meskipun kita juga butuh mereka. Tetapi kita harus pula berseru kepada Allah. Saat ini, dunia ini berusaha keras untuk menyingkirkan Allah dari ruangan kelas kita, dari budaya kita, dan dari ruang sidang kita. Kita sedang menabur angin. Alkitab mengatakan bahwa mereka yang melakukannya akan menuai puting beliung. Seperti apa yang dikatakan oleh seorang filsuf, George Santayana, mereka yang tidak bisa mengingat masa lalu akan dihukum untuk mengulanginya.

Jika kita pengikut Kristus yang sejati, kita harus berdiri u apa yang benar dan tidak terintimidasi oleh apa yang dikatakan oleh orang lain. (Oleh Dr. Hery Budi Yosef, M.Th., Puket I STT Pelita Bangsa, Pengajar PL di Pasca-sarjana). 

File Terbaru

Facebook Fanpage

TAUTAN EKSTERNAL