Webmail |  Berita |  Agenda |  Pengumuman |  Artikel |  Video

Memuliakan Kristus Dengan Hidup Bermentalitas Kerajaan

01 Maret 2017
04:56:20 WIB

Memuliakan Kristus Dengan Hidup Bermentalitas Kerajaan 

Filipi 1:20-21 “Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”

Rasul Paulus adalah seorang yang sunguh-sungguh mengagumkan.  Ia dipenuhi dengan kuasa dan keberanian oleh Roh Kudus.  Tidak seorang pun dapat melampaui pribadi ini.  Tidak seorang pun dapat menggambarkan secara tepat keseluruhan hidupnya, kecuali mangatakan bahwa dia pengikut Kristus.  Dia memuliakan Kristus dalam kematianya atau kehidupannya, kemerdekaannya atau ketebelengguannya.

Pertanyaan logis yang segera kita ajukan adalah: Apakah hidup kita sungguh-sunguh berpusat pada Pribadi dan karya Kerajaan Yesus Kristus?  Apabila kita sedang memimpikan dan merencanakan segala sesuatu dan Kristus tidak menjadi pusat, kita sedang mimpi yang salah.  Alasannya adalah, ketika orang ingin melihat apa yang Yesus lihat seperti dokter, pengembang, pialang, guru, tukang batu, atau apa pun namanya, Allah ingin orang-orang itu melihat kita.  Kita adalah garam dan terang di tengah dunia ini ketika hidup kita sudah didiami oleh Yesus, tak peduli apa jabatan atau pekerjaan kita.

Peter Marshall, seorang pengkotbah dan seorang anggota senat Amerika, menjelaskan hal ini dengan baik katanya, ”Saya lebih suka gagal yang akhirnya akan sukses daripada sukses yang akhirnya gagal.”  Jangan berjuang untuk sukes yang akhirnya gagal.  Ikutilah tuntunan Rasul Paulus dan pernyataan komitmennya dalam Filipi 1:20-21.   Abdikanlah hidup untuk perkara yang akhirnya sukses selama-lamanya, yaitu dalam Kristus dan Kerajaan-Nya.  Berusahalah mengagungkan dan memuliakan nama-Nya setiap hari, dan biarkanlah yang lain lenyap.

Sedemikian banyak orang hidup tanpa tujuan yang jelas. Mereka mungkin percaya bahwa ada Allah, tetapi mereka tidak mengetahui mengapa mereka harus hidup bagi Dia.  Tetapi jika kita mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, Dia menghendaki kita membuat sasaran hidup, yaitu memuliakan Dia dalam segala perbuatan kita.  Janganlah kita dipisahkan oleh sesuatu yang lain.  Tinggikan nama Kristus dalam segala perkara—dan kita akan hidup dijalan yang kita inginkan ketika kita meninggal. (Oleh Bapak Eliman, S.Th., M.Th, Dosen Tetap STT Pelita Bangsa, Prodi Teologi)

File Terbaru

Facebook Fanpage

TAUTAN EKSTERNAL