Christian perspective on the tolerance of Christian religious education teachers and students in the era of disruption

Yonatan Alex Arifianto, Reni Triposa, Sari Saptorini

Abstract


Amid the swift currents of globalization triggered by the explosion of the information technology revolution, conflicts often occur on issues of discrimination on race, class, and religion. Religions face challenges in resolving controversies and violent behavior and maintaining harmony between religious communities. Christian Religious Education educators need to teach their students positive responses to plurality and pluralism in Indonesia. The most important thing is the impact on students. Research using descriptive qualitative research methods concludes: first, there is a need to increase pluralism in the frame of a pluralistic society and an era of disruption. Second, believers, in this case, Christian Religious Education teachers and students, should understand pluralism from a biblical point of view. Third, Christian Religious Education teachers and students are responsible for actualizing an attitude of tolerance towards a pluralistic society both in society in everyday life and in behavior in cyberspace communities based on a biblical understanding of pluralism. Fourth, Christian Religious Education teachers act as students' guides and counselors to develop an attitude of state life and socialize in a pluralistic society in building togetherness without any form of identity politics.

Keywords


Christian religious education; disruption era; harmony; multiculturalism; pluralism; plurality; tolerance

Full Text:

PDF

References


A. A. Yewangoe. Agama Dan Kerukunan. Jakarta: Gunung Mulia, 2015.

Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Tinjauan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Perspektif Iman Kristen.” Angelion 1, no. 1 (2020): 1–14.

Arifianto, Yonatan Alex, and Asih sumiwi Rachmani. “Peran Roh Kudus Dalam Menuntun Orang Percaya Kepada Seluruh Kebenaran Berdasarkan Yohanes 16 : 13.” Jurnal Diegesis 3, no. 1 (2020): 1–12.

Bauto, Laode Monto. “Perspektif Agama Dan Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia.” Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial 23, no. 2 (2014): 99–108.

Carson, D A, and John D Woodbrige. “Allah Dan Kebudayaan.” Surabaya: Momentum, 2002.

Daya Burhanuddin. Agama Dialogis: Merenda Dialektika, Idealita, Dan Realita Hubungan Antaragama. Yogyakarta: Mataram-Minang Lintas Budaya, 2004.

Devi, Aulia Diana, and Seka Andrean. “Implementasi Pendekatan Teologis Normatif Dalam Pluralisme Beragama Di Indonesia.” TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam 4, no. 1 (2021): 60–73.

Douglas, James Dixon, Walter A Elwell, and Peter Toon. The Concise Dictionary of the Christian Tradition: Doctrine, Liturgy, History. Zondervan, 1989.

Ferdinandus, Williem. “Trinity and Religious Pluralism.” Jurnal Amanat Agung 9, no. 2 (2013): 199–219.

Fuad, A Jauhar. “Pembelajaran Toleransi: Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menangkal Paham Radikal Di Sekolah.” In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 561–571, 2018.

Ginting, Rosalina, and Kiki Ayaningrum. “Toleransi Dalam Masyarakat Plural.” Jurnal Majalah Ilmiah Lontar (2009).

Halim, Abdul. “Pluralisme Dan Dialog Antar Agama.” TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin 14, no. 1 (2015): 35–62.

Hamdun, Dudung. “Pendidikan Keluarga Sebagai Manifestasi Basic Nilai-Nilai Pluralisme Di Dukuh Kalipuru Kendal.” Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam 9, no. 2 (2017): 131–146.

Hendro, Beko. “Makna Pluralisme Dalam Perspektif Islam Dan Kristen: Dari Wacana Keberagaman Menuju Implementasi.” Jurnal Studi Agama 2, no. 1 (2018): 51–61.

Hendropuspito, D. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1998.

Herlina, Lina. “Disintegrasi Sosial Dalam Konten Media Sosial Facebook.” TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial 1, no. 2 (2018): 232–258.

Hutapea, Rinto Hasiholan, and Iswanto Iswanto. “Potret Pluralisme Agama Dalam Masyarakat Di Kota Kupang.” Dialog 43, no. 1 (2020): 99–108.

Jalil, Mat. “Sinergitas Filsafat Dan Agama Bagi Masyarakat Di Era Kontemporer.” Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi 3, no. 2 (2020): 215–234.

Lasmawan, I Wayan. “Era Disrupsi Dan Implikasinya Bagi Reposisi Makna Dan Praktek Pendidikan (Kaji Petik Dalam Perspektif Elektik Sosial Analisis).” Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1, no. 1 (2019): 54–65.

Manurung, Kosma. “Efektivitas Misi Penginjilan Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2020): 225–233.

Marufah, Nurbaiti, Hayatul Khairul Rahmat, and I Dewa Ketut Kerta Widana. “Degradasi Moral Sebagai Dampak Kejahatan Siber Pada Generasi Millenial Di Indonesia.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 7, no. 1 (2020): 191–201.

Masykur, Said. “Pluralisme Dalam Konteks Studi Agama-Agama.” TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 8, no. 1 (2017): 61–77.

Minggus Minarto Pranoto. “RELASI GEREJA DENGAN NEGARA Sebuah Perspektif Teologi Kristen.” Jurnal Amanat Agung 5, no. 1 (2009): 1–12.

Mumpuni. “Pembelajaran Nilai Keberagaman Dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Inklusi.” Jurnal Pendidikan Karakter 0, no. 3 (2012): 248-257.

Naim, Ngainun, and others. Pendidikan Multikultural, Konsep Dan Aplikasi. Vol. 1. Ar-Ruzz Media, 2017.

Nasrullah, Adon. Agama Dan Konflik Sosial Studi Kerukunan Umat Beragama, Radikalisme Dan Konflik Antarumat Beragama. Bandung: CV.Pustaka Setia, 2015.

Natalia, Angga. “Faktor-Faktor Penyebab Radikalisme Dalam Beragama (Kajian Sosiologi Terhadap Pluralisme Agama Di Indonesia).” Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 11, no. 1 (2016): 36–56.

Ohoitimur, Johanis. “Tantangan Bagi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Peluang Bagi Lembaga Pendidikan Tinggi Johanis Ohoitimur.” Respons 23, no. 02 (2018): 143–166.

Paembonan, Yafet M. “Memahami Tantangan Teologi Pluralisme Dan Teologi Pembebasan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 2, no. 1 (2019): 48–59.

Rambe, Toguan, and Seva Maya Sari. “Toleransi Beragama Di Era Disrupsi: Potret Masyarakat Multikultural Sumatera Utara.” Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman 6, no. 1 (2020): 133–146.

Rastati, Ranny. “Bentuk Perundungan Siber Di Media Sosial Dan Pencegahannya Bagi Korban Dan Pelaku.” Jurnal Sosioteknologi 15, no. 2 (2016): 169–186.

Rhenald, Kasali. The Great Shifting. Jakarta: Gramedia Pustaka, 2018.

Rudiarta, I Wayan. “Implementasi Pendidikan Berbasis Hindu Dalam Membangun Harmoni Di Era Disrupsi Sosial.” Prosiding STHD Klaten Jawa Tengah 1, no. 1 (2020): 39–50. https://prosiding.sthd-jateng.ac.id/index.php/psthd/article/view/28.

Sairin, Weinata. Kerukunan Umat Beragama Pilar Utama Kerukunan Berbangsa. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Saragih, Erman Sepniagus. “Analisis Dan Makna Teologi Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Konteks Pluralisme Agama Di Indonesia.” Jurnal Teologi Cultivation 2, no. 1 (2018): 1–14.

Setiawan, Andry. “Apologetika Prasuposisional Triperspektivalisme John M. Frame Dan Aplikasinya Terhadap Pemikiran Kristen Pluralis Tentang Pluralisme Agama Di Indonesia.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 17, no. 1 (2018): 61–80.

Shihab, Alwi. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka Dalam Beragama. Diterbitkan atas kerja sama AN Teve dan Penerbit Mizan, 1997.

Sianipar, Desi. “Pluralisme Agama Menurut Abraham Kuyper Dan Kontribusinya Bagi Pengembangan Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Shanan Vol.3, no. No.1 (2019): 105–107. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/shan/article/view/1576.

Sinaga, Sahat M. “Negeri Pancasila: Panggilan Inklusif Gereja Di Indonesia.” In Melaksanakan Amanat Agung Di Abad 21, edited by I Putu Ayub Darmawan, 1–22. Ungaran Timur, Semarang: Sekolah Tinggi Teologi Simpson, 2017.

Stanley R. Rambitan. “Pluralitas Agama Dalam Pandangan Kristen.” Shanan Journal Pendidikan Agama Kristen (2017).

Sutantohadi, Alief. “Bahaya Berita Hoax Dan Ujaran Kebencian Pada Media Sosial Terhadap Toleransi Bermasyarakat.” DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) 1, no. 1 (2018): 1–5.

Suwardana, Hendra. “Revolusi Industri 4. 0 Berbasis Revolusi Mental.” JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri 1, no. 1 (2018): 102.

Talib, Abdullah Abd. “Pluralisme Sebagai Keniscayaan Dalam Membangun Keharmonisan Bangsa.” UIN Alauddin Makasar 1 (2015): 61–78.

Toruan Ronald L. “Umat Kristiani Dalam Masyarakat Pluralistik.” Kompasiana.Com. Last modified 2017. Accessed August 7, 2020. https://www.kompasiana.com/ronald_toruan/59b5688b18112a13ec7a4542/umat-kristiani-dalam-masyarakat-pluralistik?page=all.

Umrati, and Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif Teori Konsep Dalam Penelitian Pendidikan. Sulawesi Selatan: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2020.

Wibisono, M Yusuf. “Pluralisme Agama Dan Perubahan Sosial Dalam Perspektif Islam.” Religious: Jurnal Agama dan Lintas Budaya 1, no. 1 (2016): 12–24.

“Kamus Besar Bahasa Indonesia.”




DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.295

Article Metrics

Abstract view : 315 times
PDF - 59 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Author

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Lisensi Creative Commons
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) oleh KURIOS disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

KURIOS diindeks oleh:

View KURIOS Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © KURIOS, 2018-2021. All Rights Reserved.