Webmail |  Berita |  Agenda |  Pengumuman |  Artikel |  Video

WIBAWA DAN AKHIR HIDUP ABRAHAM (KEJADIAN 25:1-10)

11 Juli 2017
08:16:19 WIB

 WIBAWA  DAN AKHIR HIDUP ABRAHAM

   (KEJADIAN 25:1-10)

Abraham mengambil Pula seorang istri ,namanya Ketura, perempuan itu melahirkan baginya Zimran , Yoksan ,Medan ,Midian ,Isybak  dan Suah. Yoksan memperankkan Syeba.  Dan Dedan . Keturunan Dedan ialah orang Asyur ,orang letush dan orang leum . Anak-anak midian ialah Efa , Efer ,Henokh , Abida dan Eldaa .Itulah semuanya keturunan ketura .Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak ,tetapi kepada anak-anaknya yang diperolehnya dari gundik-gundiknya ia memberikan pemberian ,kemudian ia menyuruh mereka -masih pada waktu ia hidup -meninggalkan Ishak , anaknya dan pergi ke sebelah timur  ke tanah timur. Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun , lalu ia meninggal  Ia mati pada waktu telah putih rambutnya. ,tua dan suntuk umur maka ia dikumpulkan kepada kaum  leluhurnya ,dan anak-anaknya Ishak , dan Ismael menguburkan dia dalam gua Mahkpela , di padang Efron bin Zohar ,orang Het itu , padang yang letaknya di sebelah timur Mamre . Yang telah dibeli Abraham dari bani Het disanalah terkubur Abraham dan sara isterinya.

  Abraham masih hidup setelah perrnikahan Ishak , selama tiga puluh lima tahun lagi dan semua yang dicatat mengenai dia selama kurun waktu itu terdapat di perikop ini dalam beberapa ayat. Kita tidak lagi mendegar tentang penampakan-penampakan Allah yang luar biasa kepada dia atau ujian-ujian yang diberikan kepadanya. Sebab tidak semua hari,bahkan hri-hari orang kudus yang terbaik dan yang terbesar sekalipun adalah hari-hari yang istimewa . Sebagiannya berlalu dengan begitu saja , dan datang atau pergi tanpa kita amati , seperti itulah hari-hari terakhir Abraham ini . Dalam perikop ini kita mendapati :

1.      Sebuah pemberitahuan tentang Anak-anaknya dari ketura , istri lain yang dinikahinya setelah kematian sara .Ia sudah menguburkan Sarah dan menikahkan Ishak ,dua teman hidupnya yang dia kasihi , dan sekarang ia hidup sendirian. Dari ketura Abraham mempunyai enam orang anak , yang di dalam mereka janji yang dibuat kepadanya bahwa keturunannya akan bertambah banyak digenapi sebagian , ada kemungkinan pandangannya tertuju pada hal ini saat menikahi ketura.  Kekuatan yang diterimanya melalui janji itu masih tinggal didalam dirinya untuk menunjukkan betapa kekutan dari janji itu melebihi kekuatan alam

2.      Abraham mengatur harta miliknya setelah kelahiran anak-anak ini , ia menata keluarganya dengan bijak dan Adil. Ia menjadikan Ishak sebagai ahli warisnya , seperti yang seharusnya dilakukannya untuk berlaku adil kepada Sara istrinya yang pertama dan terutama . Di dalam semua harta ini yang diserahkan kepada Ishak ,mungkin tercakup janji tentang tanah Kanaan dan tentang penerusan janji itu; atau karena Allah sudah menjadikan dia sebagai ahli waris dari kovenan itu , maka Abraham menjadikan dia ahli waris dari hartanya . Kasih saying dan pemberian kita haruslah selaras dengan kasih saying dan pemberan Allah.

3.      Umur dan Kematian Abraham , Ia mencapai umur serratus tujuh puluh lima tahun, tepat serratus tahun setelah Ia tiba di Kanaan , begitu lama ia menjadi pendatang di negeri asing .Meskipun hidupnya lama dan baik, meskipun ia berbuat baik dan terhindar dari Kejahatan , namunn ia mata juga pada aakhirnya, Abraham mati waktu  telah putih rambutnya  seperti yang yang telah dijanjikan Allah kepadanya , kematiannya adalah kelepasan dari beban-beban yang ditanggugnya di usia tuanya , kematiannya juga memahkotai kemuliaan usia tuanya

4.      Penguburannya : Tidak ada catatan tentang kemegahsan atau upacara pemakamannya ,hanya saja tidak diberi tahu; Yang menguburkan Abraham adalah anak-anaknya Ishak dan Ismail ,itu merupakan tindakan penghormatan terakhir yang harus merek berikan kepada bapak mereka yang baik .Sebelumny ada ada satu jarak yang terbentang anatara Ishak dan Ismail tetapi tampaknya Abraham sendiri yang mempertemukan mereka bersama-sama kembali sewaktu ia hidup atau setidaknya kematiannya mendamaikan mereka.

               Makna Teologis yang perlu kita pelajari dari Abraham yang memiliki Wibawa yaitu: Ia setia kepada Allah  sampai akhir hidupnya,dan Taat kepada Allah dengan Perjanjiannya dengan Allah bahwa Ia akan memiliki banyak keturunan seperti bintang dilangit ,Abraham menempati janji Allah dengan menikahi ketura sehingga mereka memiliki keturunan inilah bukti ketaatan Abraham kepada Allah.bukan hanya ini saja,namun Abraham orangnya suka berbagi tidak membanding-bandingkan mana yang harus ia kasih harta miliknya ,Ia memberikan harta miliknya bukan hanya kepad Ishak saja namun kepada anak-anaknya dan juga gundiknya hal ini menunjukkan bahwa Abraham  tidak membanding-bandingkan dalam hal memberi . Hal yang perlu kita teladani dari Abraham ini adalah Kita harus SETIA  kepada Tuhan artinya bahwa Apapun yang kita alami mau sesulit apapun itu kita jangan  pernah menyalahkan Tuhan dan menjauh dari Tuhan tetapi  yang perlu kita lakukan adalah kita tetap setia dan  dan tulus mengasihiNya sebagai ALLAH kita . Dan hal yang kedua yang perlu kita teladani yaitu Ketaatannya kepada Allah ,hal ini mengingatkan kita agar kita tidak hanya berkata-kata bahwa saya mengasihi Allah namun dalam keseharian kita, kita cenderung melakukan  apa yang tidak berkenan di hadapan Tuhan,dari hal terkecilpun kita tidak lagi taat, bagaimana kita bias TAAT kepada Tuhan ini yang perlu kita rubah dalam hidup kita sebagai orang Kristen, Karena ketaatan kepada Allah sangat penting karena Ia adalah sumber dari segala-galanya. Hal yang ketiga yang perlu kita teladani dari Abraham yaitu BERBAGI, Ketika kita sudah mempunyai Rumah yang begitu mewah , makanan pun berlimpah-limpah kita jangan lupa untuk berbagi kepada sesama kita atau orang-orang yang terdekat dengan kita , atau ketika kita memberikan sesauatu kepada orang tidak perlu membandingkan yang satu dengan yang lain, berikanlah apa yang kita punya kepada sesame kita dengan tidak membanding-bandingkan atau Pilih kasih, karena ketika Abraham membagi-bagikan harta miliknya Ia tidak hanya memberikan kepada Ishak saja namun gundiknyapun ia berikan, Oleh sebab itu kita sebagai orang Kristen  kita harus TAAT dan SETIA kepada ALLAh dan kepada sesame kita dan Mau berbagi  tanpa memilih-memilih atau membandingkan yang  satu dengan yang lain , tetapi bagaiman ketulusan hati kita untuk memberi kepada  sesama kita.(Ditulis oleh Lodia Tonubadu, mahasiswi STT Pelita Bangsa)

1 Komentar

Form Komentar

File Terbaru

Facebook Fanpage

TAUTAN EKSTERNAL